Tampilan dan empat tab
Di bagian atas ada empat tab: Kalender, Catatan, Hitung, dan Hari Besar. Tombol ? di pojok atas membuka panduan ini.
Di tab Kalender paling atas ada kartu Hari ini. Isinya weton hari ini, tanggal Jawa beserta tahun windunya, tanggal Hijriah, dan neptu. Kalau hari ini ada puasa atau catatan, keduanya ikut tampil. Ketuk kartu itu untuk kembali ke bulan dan tanggal hari ini.
Membaca kalender
Tab Kalender menampilkan satu bulan. Setiap kotak tanggal berisi:
- Angka besar: tanggal Masehi. Merah untuk hari Minggu, hari besar Islam, 1 Sura, dan libur nasional. Oranye untuk cuti bersama.
- Kata kecil: pasaran hari itu (Legi, Pahing, Pon, Wage, atau Kliwon).
- Angka emas: tanggal Hijriah, menurut versi yang sedang dipilih.
- Lambang kecil di samping tanggal: 🌕 purnama, 🌑 bulan baru, 🌘 gerhana bulan, 🌞 gerhana matahari.
- Garis kecil di bawah angka: penanda puasa (lihat di bawah).
- Titik biru: ada catatan di tanggal itu.
Geser bulan dengan tanda ‹ dan ›. Di bawah nama bulan tertulis bulan Jawa dan bulan Hijriah yang sedang berjalan.
Di atas kisi ada pilihan Pemerintah | Muhammadiyah untuk versi Hijriah, dan tombol Puasa. Saat tombol itu menyala (tertulis ✓ Puasa), penanda puasa tampil di kisi beserta keterangannya:
- Garis emas: puasa Ramadan.
- Garis hijau: puasa sunnah.
- Garis merah: hari yang dilarang berpuasa.
Ketuk tombol Puasa lagi untuk menyembunyikan penanda itu.
Tahukah kamu?
Di bawah kalender ada kartu Tahukah kamu? berisi pengetahuan tentang budaya Jawa dan kalender Hijriah. Isinya berganti tiap hari; tekan Lainnya › untuk membaca yang lain. Bila tanggal hari ini punya catatan sejarah, kartu itu juga menampilkan Hari ini dalam sejarah.
Rincian satu tanggal
Ketuk kotak tanggal. Kartu di bawah kalender berisi:
- Weton dan neptu hari itu, beserta nilai hari dan pasarannya.
- Hari besar, libur nasional, atau cuti bersama bila ada.
- Puasa hari itu: wajib, sunnah, atau tidak berpuasa, dengan keterangannya.
- Tanggal Jawa (misalnya 14 Pasa 1959), tahun windu, dan kurup.
- Wuku, siklus 30 minggu dalam penanggalan Jawa.
- Peristiwa langit bila ada: jam purnama, bulan baru, supermoon, atau gerhana.
- Tanggal Hijriah versi pemerintah dan Muhammadiyah berdampingan.
- Catatan di tanggal itu. Tekan + Tambah untuk membuat catatan baru di tanggal tersebut.
Simpan kalender sebagai PDF atau gambar
Di bawah kisi kalender ada dua tombol untuk bulan yang sedang dilihat:
- 📄 Simpan PDF: ukuran A4, cocok untuk dicetak atau ditempel.
- 🖼 Simpan gambar: berkas JPG, cocok untuk dikirim lewat WhatsApp.
PDF tersimpan di folder Download/Kalender Jawa, gambar di Pictures/Kalender Jawa. Sesudah tersimpan, muncul kotak Tersimpan dengan tombol Bagikan untuk langsung mengirimnya. Bila tombol Puasa sedang menyala, penanda puasa ikut tercetak.
Hijriah versi pemerintah dan Muhammadiyah
Awal bulan Hijriah di Indonesia bisa berbeda satu hari antara pemerintah dan Muhammadiyah, terutama di awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Pilih versi yang kamu ikuti dengan tombol Pemerintah atau Muhammadiyah di atas kalender; pilihan itu diingat saat aplikasi dibuka lagi. Kalender puasa, pengingat puasa, catatan yang berulang tiap tahun Hijriah, dan widget ikut memakai versi yang dipilih.
- Muhammadiyah: mengikuti tabel resmi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
- Pemerintah: prakiraan dengan kriteria MABIMS (tinggi hilal minimal 3°, elongasi minimal 6,4°). Keputusan resmi tetap diumumkan Kementerian Agama lewat sidang isbat.
Kalender puasa
Penanda puasa dihitung dari tanggal Hijriah versi yang sedang dipilih. Yang ditandai hanya puasa berikut:
| Jenis | Puasa | Tanggal |
|---|---|---|
| Wajib | Ramadan | Sebulan penuh bulan Ramadan |
| Sunnah | Senin & Kamis | Tiap hari Senin dan Kamis |
| Sunnah | Ayyamul Bidh | 13, 14, 15 tiap bulan Hijriah |
| Sunnah | Arafah | 9 Zulhijah |
| Sunnah | Tasu'a & Asyura | 9 dan 10 Muharam |
| Sunnah | Enam hari Syawal | Boleh dipilih hari mana saja di bulan Syawal sesudah Idul Fitri |
| Dilarang | Idul Fitri | 1 Syawal |
| Dilarang | Idul Adha | 10 Zulhijah |
| Dilarang | Hari tasyrik | 11, 12, 13 Zulhijah |
Hari yang dilarang berpuasa mengalahkan puasa sunnah yang jatuh di hari yang sama; misalnya 13 Zulhijah adalah hari tasyrik, jadi tidak ditandai sebagai Ayyamul Bidh.
Catatan dan pengingat
Tab Catatan berisi semua catatan. Catatan juga bisa dibuat dari rincian tanggal di tab Kalender lewat + Tambah.
- Tekan + Catatan baru.
- Isi judul (misalnya Wetonan Budi) dan keterangan bila perlu.
- Pilih tanggal. Nyalakan Ingatkan dengan notifikasi lalu pilih jamnya bila ingin diingatkan.
- Pilih cara mengulang di bagian Ulangi, lalu tekan Simpan.
| Ulangi | Artinya |
|---|---|
| Sekali | Hanya di tanggal itu. |
| Tiap weton (35 hari) | Setiap weton yang sama datang lagi, misalnya untuk wetonan atau selapanan. |
| Tiap bulan | Tanggal Masehi yang sama tiap bulan. Tanggal 31 jatuh di hari terakhir bulan yang lebih pendek. |
| Tiap tahun | Tanggal dan bulan Masehi yang sama tiap tahun, misalnya ulang tahun. |
| Tiap tahun Hijriah | Tanggal dan bulan Hijriah yang sama tiap tahun, misalnya haul. |
| Tiap tahun Jawa | Tanggal dan bulan Jawa yang sama tiap tahun. |
Daftar dibagi menjadi Akan datang (diurutkan dari yang terdekat) dan Sudah lewat. Ketuk sebuah catatan untuk mengubahnya, atau tekan Hapus di kotak ubah catatan untuk menghapusnya.
Pengingat puasa
Di tab Catatan ada kartu Pengingat puasa. Nyalakan Ingatkan puasa sunnah untuk mendapat notifikasi malam sebelumnya pukul 20.00 menjelang Ayyamul Bidh, Arafah, Tasu'a, Asyura, dan awal Ramadan. Sesudah itu muncul pilihan Termasuk puasa Senin & Kamis bila ingin diingatkan juga untuk puasa Senin dan Kamis. Tanggalnya mengikuti versi Hijriah yang dipilih.
Izin yang diminta
- Notifikasi (Android 13 ke atas): diminta saat kamu pertama kali menyalakan pengingat. Tanpa izin ini pengingat tidak muncul.
- Alarm & pengingat (Android 12 ke atas): aplikasi menawarkan izin ini supaya pengingat muncul tepat pada jamnya. Tanpa izin ini pengingat tetap muncul, tetapi bisa telat beberapa menit.
Pengingat dipasang lagi otomatis sesudah HP dinyalakan ulang. Mengetuk notifikasi membuka kalender di tanggal catatan itu.
Cek Weton
Bagian pertama di tab Hitung.
- Tekan Pilih tanggal lahir, pilih tanggalnya, lalu OK.
- Hasilnya: weton, neptu, tanggal Jawa, wuku, dan tanggal Hijriah hari kelahiran.
- Di bawahnya ada lima tanggal Wetonan berikutnya.
- ⏰ Ingatkan tiap wetonan membuat catatan Wetonan yang berulang tiap weton, diingatkan pukul 18.00. Jam dan judulnya bisa diubah di tab Catatan.
- ↗ Bagikan kartu weton membuat gambar berisi weton, neptu, tanggal lahir, tanggal Jawa, wuku, dan Hijriah, untuk dikirim lewat WhatsApp atau dipasang di status.
Weton berulang setiap 35 hari (7 hari × 5 pasaran). Untuk tanggal lahir lama, tanggal Hijriah ditandai ± karena berupa perkiraan hitungan yang bisa selisih 1–2 hari. Tanggal lahir tidak disimpan.
Kecocokan weton
Hitungan jodoh menurut tradisi primbon Jawa dari jumlah neptu dua weton.
- Ketuk kotak Orang pertama, pilih Dari tanggal lahir atau Pilih weton langsung (hari, lalu pasaran).
- Lakukan hal yang sama untuk Orang kedua.
- Aplikasi menjumlahkan neptu keduanya dan menampilkan hasil empat hitungan.
| Hitungan | Cara | Kemungkinan hasil |
|---|---|---|
| Pegat–Pesthi (versi populer) | Jumlah neptu dibagi 9; sisa 0 dan 1 = Pegat | Pegat, Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, Sujanan, Pesthi |
| Sisa 5 (Betaljemur) | Jumlah neptu dibagi 5 | Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, Pati |
| Sisa 7 (Betaljemur) | Jumlah neptu dibagi 7 | Wasesa Segara, Tunggak Semi, Satriya Wibawa, Sumur Sinaba, Satriya Wirang, Bumi Kapetak, Lebu Katiyup Angin |
| Sisa 4 (Betaljemur) | Jumlah neptu dibagi 4 | Gentho, Gembili, Sri, Punggel |
Hitungan sisa 5, sisa 7, dan sisa 4 mengikuti Kitab Primbon Betaljemur Adammakna; sisa 0 berarti hasil terakhir dalam daftar. Pegat–Pesthi memakai versi yang populer di media; ada sumber lain yang menghitungnya berbeda.
Cari tanggal
Untuk menjawab pertanyaan seperti kapan 1 Sura berikutnya?
- Pilih Tanggal Jawa atau Hijriah (sesuai versi yang dipilih di tab Kalender).
- Pilih tanggal dan bulannya.
- Aplikasi menampilkan lima kejadian berikutnya dalam tanggal Masehi beserta wetonnya. Ketuk salah satunya untuk membukanya di kalender.
Pencarian mencakup enam tahun ke depan. Tanggal 30 kadang tidak ditemukan karena bulan Jawa dan Hijriah bisa hanya berumur 29 hari.
Hari peringatan
Tekan Pilih tanggal wafat. Aplikasi menghitung tanggal peringatan menurut hitungan tradisi Jawa, dengan hari wafat dihitung sebagai hari pertama:
- Nelung dina (3 hari), mitung dina (7 hari), matang puluh (40 hari), nyatus (100 hari).
- Mendhak pisan (1 tahun), mendhak pindho (2 tahun), dan nyewu (1000 hari).
Setiap tanggal ditampilkan dengan weton dan tanggal Jawanya. Tanggal yang belum lewat punya tombol + Catatan untuk menyimpannya di tab Catatan, diingatkan pukul 07.00 (bisa diubah).
Hari Besar
Tab Hari Besar berisi tiga bagian. Ketuk salah satu baris untuk membuka tanggalnya di kalender.
- Libur nasional & cuti bersama yang akan datang, sesuai SKB 3 Menteri. Data hanya tersedia untuk tahun yang SKB-nya sudah terbit (saat ini 2025, 2026, dan 2027); tahun lain tidak ditebak. Sumber resmi: SKB 2025, SKB 2026, SKB 2027.
- Hari besar Islam: Tahun Baru Islam, Maulid Nabi, Isra Mi'raj, awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha beberapa tahun ke depan. Bila tanggal pemerintah dan Muhammadiyah sama, tertulis sama; bila berbeda, keduanya ditampilkan.
- Peristiwa langit: gerhana dan supermoon tiga tahun ke depan.
Penting: Kalender Jawa adalah aplikasi independen buatan Kudus Cyber, bukan aplikasi resmi pemerintah, dan tidak mewakili maupun berafiliasi dengan instansi pemerintah mana pun. Data libur nasional disalin dari SKB 3 Menteri di atas, dan keputusan resmi awal bulan Hijriah tetap lewat sidang isbat Kementerian Agama RI. Bila ada perbedaan, pengumuman resmi pemerintah yang berlaku.
Gerhana dan supermoon
Bila bulan yang sedang dilihat punya gerhana atau supermoon, kotak info muncul di bawah nama bulan, lengkap dengan keterangan terlihat atau tidak dari Indonesia. Ketuk barisnya untuk membuka rinciannya. Daftar tiga tahun ke depan ada di bagian Peristiwa langit di tab Hari Besar.
- Gerhana bulan: jam mulai, puncak, dan selesai dalam WIB. Gerhana penumbra hanya membuat bulan meredup samar.
- Gerhana matahari: jenisnya (total, cincin, hibrida, sebagian) dan kota di Indonesia yang paling besar tertutup. Jangan melihat matahari langsung tanpa kacamata gerhana.
- Supermoon: purnama saat bulan sangat dekat ke Bumi, sehingga tampak sedikit lebih besar dan terang.
Jam ditulis dalam WIB. Untuk WITA tambahkan 1 jam, untuk WIT tambahkan 2 jam. Data dihitung dengan data orbit JPL NASA dan dicocokkan dengan katalog gerhana NASA.
Widget layar utama
Widget Kalender Jawa menampilkan weton hari ini, tanggal Jawa, tanggal Hijriah (versi yang dipilih), serta puasa atau jumlah catatan hari ini. Ketuk widget untuk membuka aplikasi.
- Tekan lama bagian kosong di layar utama, atau cubit layar utama dengan dua jari.
- Pilih Widget.
- Cari Kalender Jawa, lalu tekan lama dan letakkan di layar utama.
Nama menu bisa sedikit berbeda menurut merek HP. Widget memperbarui diri sesudah tengah malam dan saat catatan berubah, tanpa internet.
Iklan
Aplikasi ini gratis dan memuat iklan. Banner tampil di bagian bawah layar. Iklan layar penuh kadang muncul sebelum hasil Cek Weton atau hasil Kecocokan weton, atau sesudah kalender disimpan sebagai PDF atau gambar. Hasil pertama sejak aplikasi dibuka selalu tanpa iklan layar penuh, dan jaraknya paling sering sekali tiap beberapa menit. Hari peringatan, catatan, dan cari tanggal tidak pernah disela iklan layar penuh.
Istilah
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pasaran | Siklus lima hari Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon. |
| Weton | Gabungan hari dan pasaran, misalnya Selasa Wage. |
| Wetonan | Hari ketika weton seseorang datang lagi, setiap 35 hari (selapan). |
| Neptu | Jumlah nilai hari dan pasaran. Hari: Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9. Pasaran: Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8. |
| Wuku | Siklus 30 minggu (210 hari), dari Sinta sampai Watugunung. |
| Windu | Siklus delapan tahun Jawa: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, Jimakir. |
| Kurup | Periode 120 tahun Jawa; sekarang Alip Selasa Pon (Asapon). |
| Primbon | Kitab pengetahuan tradisional Jawa, antara lain berisi hitungan weton. |
| Ayyamul Bidh | Tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, saat bulan hampir atau sedang purnama. |
| Hari tasyrik | Tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah, sesudah Idul Adha. |
| Mendhak | Peringatan tahunan sesudah wafat menurut hitungan tahun Jawa: mendhak pisan (pertama) dan mendhak pindho (kedua). |
| Ijtimak | Saat bulan baru, bulan berada segaris antara Bumi dan matahari. |