Kudus Cyber

Panduan Kalender Jawa

Cara membaca weton, tanggal Jawa, tanggal Hijriah dua versi, kalender puasa, catatan dan pengingat, hitungan weton, hari besar, dan peristiwa langit. Untuk versi 1.1.

Tampilan dan empat tab

Di bagian atas ada empat tab: Kalender, Catatan, Hitung, dan Hari Besar. Tombol ? di pojok atas membuka panduan ini.

Di tab Kalender paling atas ada kartu Hari ini. Isinya weton hari ini, tanggal Jawa beserta tahun windunya, tanggal Hijriah, dan neptu. Kalau hari ini ada puasa atau catatan, keduanya ikut tampil. Ketuk kartu itu untuk kembali ke bulan dan tanggal hari ini.

Baru di versi 1.1: tampilan baru, kalender puasa, catatan dengan pengingat, simpan kalender sebagai PDF atau gambar, kecocokan weton, cari tanggal, hari peringatan, libur nasional dan cuti bersama, serta widget layar utama.

Membaca kalender

Tab Kalender menampilkan satu bulan. Setiap kotak tanggal berisi:

Geser bulan dengan tanda ‹ dan ›. Di bawah nama bulan tertulis bulan Jawa dan bulan Hijriah yang sedang berjalan.

Di atas kisi ada pilihan Pemerintah | Muhammadiyah untuk versi Hijriah, dan tombol Puasa. Saat tombol itu menyala (tertulis ✓ Puasa), penanda puasa tampil di kisi beserta keterangannya:

Ketuk tombol Puasa lagi untuk menyembunyikan penanda itu.

Tahukah kamu?

Di bawah kalender ada kartu Tahukah kamu? berisi pengetahuan tentang budaya Jawa dan kalender Hijriah. Isinya berganti tiap hari; tekan Lainnya › untuk membaca yang lain. Bila tanggal hari ini punya catatan sejarah, kartu itu juga menampilkan Hari ini dalam sejarah.

Rincian satu tanggal

Ketuk kotak tanggal. Kartu di bawah kalender berisi:

Simpan kalender sebagai PDF atau gambar

Di bawah kisi kalender ada dua tombol untuk bulan yang sedang dilihat:

PDF tersimpan di folder Download/Kalender Jawa, gambar di Pictures/Kalender Jawa. Sesudah tersimpan, muncul kotak Tersimpan dengan tombol Bagikan untuk langsung mengirimnya. Bila tombol Puasa sedang menyala, penanda puasa ikut tercetak.

Android 9 ke bawah: berkas disimpan di folder milik aplikasi (Android/data), bukan di folder Download atau Pictures umum, dan ikut terhapus bila aplikasi dihapus. Kirim atau pindahkan lewat tombol Bagikan bila ingin menyimpannya.

Hijriah versi pemerintah dan Muhammadiyah

Awal bulan Hijriah di Indonesia bisa berbeda satu hari antara pemerintah dan Muhammadiyah, terutama di awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Pilih versi yang kamu ikuti dengan tombol Pemerintah atau Muhammadiyah di atas kalender; pilihan itu diingat saat aplikasi dibuka lagi. Kalender puasa, pengingat puasa, catatan yang berulang tiap tahun Hijriah, dan widget ikut memakai versi yang dipilih.

Catatan: tanggal Jawa (Sultan Agungan) tidak mengikuti hilal, jadi 1 Sura bisa berbeda sehari dengan 1 Muharam. Itu wajar, bukan kesalahan.

Kalender puasa

Penanda puasa dihitung dari tanggal Hijriah versi yang sedang dipilih. Yang ditandai hanya puasa berikut:

JenisPuasaTanggal
WajibRamadanSebulan penuh bulan Ramadan
SunnahSenin & KamisTiap hari Senin dan Kamis
SunnahAyyamul Bidh13, 14, 15 tiap bulan Hijriah
SunnahArafah9 Zulhijah
SunnahTasu'a & Asyura9 dan 10 Muharam
SunnahEnam hari SyawalBoleh dipilih hari mana saja di bulan Syawal sesudah Idul Fitri
DilarangIdul Fitri1 Syawal
DilarangIdul Adha10 Zulhijah
DilarangHari tasyrik11, 12, 13 Zulhijah

Hari yang dilarang berpuasa mengalahkan puasa sunnah yang jatuh di hari yang sama; misalnya 13 Zulhijah adalah hari tasyrik, jadi tidak ditandai sebagai Ayyamul Bidh.

Catatan dan pengingat

Tab Catatan berisi semua catatan. Catatan juga bisa dibuat dari rincian tanggal di tab Kalender lewat + Tambah.

  1. Tekan + Catatan baru.
  2. Isi judul (misalnya Wetonan Budi) dan keterangan bila perlu.
  3. Pilih tanggal. Nyalakan Ingatkan dengan notifikasi lalu pilih jamnya bila ingin diingatkan.
  4. Pilih cara mengulang di bagian Ulangi, lalu tekan Simpan.
UlangiArtinya
SekaliHanya di tanggal itu.
Tiap weton (35 hari)Setiap weton yang sama datang lagi, misalnya untuk wetonan atau selapanan.
Tiap bulanTanggal Masehi yang sama tiap bulan. Tanggal 31 jatuh di hari terakhir bulan yang lebih pendek.
Tiap tahunTanggal dan bulan Masehi yang sama tiap tahun, misalnya ulang tahun.
Tiap tahun HijriahTanggal dan bulan Hijriah yang sama tiap tahun, misalnya haul.
Tiap tahun JawaTanggal dan bulan Jawa yang sama tiap tahun.

Daftar dibagi menjadi Akan datang (diurutkan dari yang terdekat) dan Sudah lewat. Ketuk sebuah catatan untuk mengubahnya, atau tekan Hapus di kotak ubah catatan untuk menghapusnya.

Pengingat puasa

Di tab Catatan ada kartu Pengingat puasa. Nyalakan Ingatkan puasa sunnah untuk mendapat notifikasi malam sebelumnya pukul 20.00 menjelang Ayyamul Bidh, Arafah, Tasu'a, Asyura, dan awal Ramadan. Sesudah itu muncul pilihan Termasuk puasa Senin & Kamis bila ingin diingatkan juga untuk puasa Senin dan Kamis. Tanggalnya mengikuti versi Hijriah yang dipilih.

Izin yang diminta

Pengingat dipasang lagi otomatis sesudah HP dinyalakan ulang. Mengetuk notifikasi membuka kalender di tanggal catatan itu.

Cek Weton

Bagian pertama di tab Hitung.

  1. Tekan Pilih tanggal lahir, pilih tanggalnya, lalu OK.
  2. Hasilnya: weton, neptu, tanggal Jawa, wuku, dan tanggal Hijriah hari kelahiran.
  3. Di bawahnya ada lima tanggal Wetonan berikutnya.

Weton berulang setiap 35 hari (7 hari × 5 pasaran). Untuk tanggal lahir lama, tanggal Hijriah ditandai ± karena berupa perkiraan hitungan yang bisa selisih 1–2 hari. Tanggal lahir tidak disimpan.

Kecocokan weton

Hitungan jodoh menurut tradisi primbon Jawa dari jumlah neptu dua weton.

  1. Ketuk kotak Orang pertama, pilih Dari tanggal lahir atau Pilih weton langsung (hari, lalu pasaran).
  2. Lakukan hal yang sama untuk Orang kedua.
  3. Aplikasi menjumlahkan neptu keduanya dan menampilkan hasil empat hitungan.
HitunganCaraKemungkinan hasil
Pegat–Pesthi (versi populer)Jumlah neptu dibagi 9; sisa 0 dan 1 = Pegat Pegat, Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, Sujanan, Pesthi
Sisa 5 (Betaljemur)Jumlah neptu dibagi 5Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, Pati
Sisa 7 (Betaljemur)Jumlah neptu dibagi 7 Wasesa Segara, Tunggak Semi, Satriya Wibawa, Sumur Sinaba, Satriya Wirang, Bumi Kapetak, Lebu Katiyup Angin
Sisa 4 (Betaljemur)Jumlah neptu dibagi 4Gentho, Gembili, Sri, Punggel

Hitungan sisa 5, sisa 7, dan sisa 4 mengikuti Kitab Primbon Betaljemur Adammakna; sisa 0 berarti hasil terakhir dalam daftar. Pegat–Pesthi memakai versi yang populer di media; ada sumber lain yang menghitungnya berbeda.

Penting: hitungan ini berasal dari tradisi primbon Jawa dan disajikan sebagai pengetahuan budaya. Hasilnya bukan ramalan pasti dan tidak menentukan jodoh. Keputusan menikah kembali kepada pertimbangan pribadi, keluarga, dan keyakinan masing-masing.

Cari tanggal

Untuk menjawab pertanyaan seperti kapan 1 Sura berikutnya?

  1. Pilih Tanggal Jawa atau Hijriah (sesuai versi yang dipilih di tab Kalender).
  2. Pilih tanggal dan bulannya.
  3. Aplikasi menampilkan lima kejadian berikutnya dalam tanggal Masehi beserta wetonnya. Ketuk salah satunya untuk membukanya di kalender.

Pencarian mencakup enam tahun ke depan. Tanggal 30 kadang tidak ditemukan karena bulan Jawa dan Hijriah bisa hanya berumur 29 hari.

Hari peringatan

Tekan Pilih tanggal wafat. Aplikasi menghitung tanggal peringatan menurut hitungan tradisi Jawa, dengan hari wafat dihitung sebagai hari pertama:

Setiap tanggal ditampilkan dengan weton dan tanggal Jawanya. Tanggal yang belum lewat punya tombol + Catatan untuk menyimpannya di tab Catatan, diingatkan pukul 07.00 (bisa diubah).

Catatan: aplikasi hanya menghitung tanggal. Cara memperingatinya diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Hari Besar

Tab Hari Besar berisi tiga bagian. Ketuk salah satu baris untuk membuka tanggalnya di kalender.

Penting: Kalender Jawa adalah aplikasi independen buatan Kudus Cyber, bukan aplikasi resmi pemerintah, dan tidak mewakili maupun berafiliasi dengan instansi pemerintah mana pun. Data libur nasional disalin dari SKB 3 Menteri di atas, dan keputusan resmi awal bulan Hijriah tetap lewat sidang isbat Kementerian Agama RI. Bila ada perbedaan, pengumuman resmi pemerintah yang berlaku.

Gerhana dan supermoon

Bila bulan yang sedang dilihat punya gerhana atau supermoon, kotak info muncul di bawah nama bulan, lengkap dengan keterangan terlihat atau tidak dari Indonesia. Ketuk barisnya untuk membuka rinciannya. Daftar tiga tahun ke depan ada di bagian Peristiwa langit di tab Hari Besar.

Jam ditulis dalam WIB. Untuk WITA tambahkan 1 jam, untuk WIT tambahkan 2 jam. Data dihitung dengan data orbit JPL NASA dan dicocokkan dengan katalog gerhana NASA.

Widget layar utama

Widget Kalender Jawa menampilkan weton hari ini, tanggal Jawa, tanggal Hijriah (versi yang dipilih), serta puasa atau jumlah catatan hari ini. Ketuk widget untuk membuka aplikasi.

  1. Tekan lama bagian kosong di layar utama, atau cubit layar utama dengan dua jari.
  2. Pilih Widget.
  3. Cari Kalender Jawa, lalu tekan lama dan letakkan di layar utama.

Nama menu bisa sedikit berbeda menurut merek HP. Widget memperbarui diri sesudah tengah malam dan saat catatan berubah, tanpa internet.

Iklan

Aplikasi ini gratis dan memuat iklan. Banner tampil di bagian bawah layar. Iklan layar penuh kadang muncul sebelum hasil Cek Weton atau hasil Kecocokan weton, atau sesudah kalender disimpan sebagai PDF atau gambar. Hasil pertama sejak aplikasi dibuka selalu tanpa iklan layar penuh, dan jaraknya paling sering sekali tiap beberapa menit. Hari peringatan, catatan, dan cari tanggal tidak pernah disela iklan layar penuh.

Istilah

IstilahArti
PasaranSiklus lima hari Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon.
WetonGabungan hari dan pasaran, misalnya Selasa Wage.
WetonanHari ketika weton seseorang datang lagi, setiap 35 hari (selapan).
NeptuJumlah nilai hari dan pasaran. Hari: Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9. Pasaran: Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8.
WukuSiklus 30 minggu (210 hari), dari Sinta sampai Watugunung.
WinduSiklus delapan tahun Jawa: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, Jimakir.
KurupPeriode 120 tahun Jawa; sekarang Alip Selasa Pon (Asapon).
PrimbonKitab pengetahuan tradisional Jawa, antara lain berisi hitungan weton.
Ayyamul BidhTanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, saat bulan hampir atau sedang purnama.
Hari tasyrikTanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah, sesudah Idul Adha.
MendhakPeringatan tahunan sesudah wafat menurut hitungan tahun Jawa: mendhak pisan (pertama) dan mendhak pindho (kedua).
IjtimakSaat bulan baru, bulan berada segaris antara Bumi dan matahari.