Membaca kalender
Tab Kalender menampilkan satu bulan. Setiap kotak tanggal berisi tiga angka dan kata:
- Angka besar: tanggal Masehi. Merah untuk hari Minggu dan hari besar Islam.
- Kata kecil: pasaran hari itu (Legi, Pahing, Pon, Wage, atau Kliwon).
- Angka emas: tanggal Hijriah, menurut versi yang sedang dipilih.
- Lambang kecil di samping tanggal: 🌕 purnama, 🌑 bulan baru, 🌘 gerhana bulan, 🌞 gerhana matahari.
Geser bulan dengan tanda ‹ dan ›. Di bawah nama bulan tertulis bulan Jawa dan bulan Hijriah yang sedang berjalan. Tekan Ke hari ini untuk kembali ke tanggal sekarang.
Rincian satu tanggal
Ketuk kotak tanggal. Kartu di bawah kalender berisi:
- Weton dan neptu hari itu, beserta nilai hari dan pasarannya.
- Tanggal Jawa (misalnya 14 Pasa 1959), tahun windu, dan kurup.
- Wuku, siklus 30 minggu dalam penanggalan Jawa.
- Peristiwa langit bila ada: jam purnama, bulan baru, supermoon, atau gerhana.
- Tanggal Hijriah versi pemerintah dan Muhammadiyah berdampingan.
Hijriah versi pemerintah dan Muhammadiyah
Awal bulan Hijriah di Indonesia bisa berbeda satu hari antara pemerintah dan Muhammadiyah, terutama di awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Pilih versi yang kamu ikuti dengan tombol Pemerintah atau Muhammadiyah di atas kalender; pilihan itu diingat saat aplikasi dibuka lagi.
- Muhammadiyah: mengikuti tabel resmi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
- Pemerintah: prakiraan dengan kriteria MABIMS (tinggi hilal minimal 3°, elongasi minimal 6,4°). Keputusan resmi tetap diumumkan Kementerian Agama lewat sidang isbat.
Cek Weton
- Buka tab Cek Weton.
- Tekan Pilih tanggal lahir, pilih tanggalnya, lalu OK.
- Hasilnya: weton, neptu, tanggal Jawa, wuku, dan tanggal Hijriah hari kelahiran, ditambah lima tanggal wetonan berikutnya.
Weton berulang setiap 35 hari (7 hari × 5 pasaran). Untuk tanggal lahir lama, tanggal Hijriah ditandai ± karena berupa perkiraan hitungan yang bisa selisih 1–2 hari. Tanggal lahir tidak disimpan.
Hari Besar
Tab Hari Besar berisi Tahun Baru Islam, Maulid Nabi, Isra Mi'raj, awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha beberapa tahun ke depan. Bila tanggal pemerintah dan Muhammadiyah sama, tertulis sama; bila berbeda, keduanya ditampilkan.
Gerhana dan supermoon
Bila bulan yang sedang dilihat punya gerhana atau supermoon, kotak info muncul di bawah nama bulan, lengkap dengan keterangan terlihat atau tidak dari Indonesia. Ketuk barisnya untuk membuka rinciannya. Daftar tiga tahun ke depan ada di bagian Peristiwa langit di tab Hari Besar.
- Gerhana bulan: jam mulai, puncak, dan selesai dalam WIB. Gerhana penumbra hanya membuat bulan meredup samar.
- Gerhana matahari: jenisnya (total, cincin, hibrida, sebagian) dan kota di Indonesia yang paling besar tertutup. Jangan melihat matahari langsung tanpa kacamata gerhana.
- Supermoon: purnama saat bulan sangat dekat ke Bumi, sehingga tampak sedikit lebih besar dan terang.
Jam ditulis dalam WIB. Untuk WITA tambahkan 1 jam, untuk WIT tambahkan 2 jam. Data dihitung dengan data orbit JPL NASA dan dicocokkan dengan katalog gerhana NASA.
Istilah
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pasaran | Siklus lima hari Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon. |
| Weton | Gabungan hari dan pasaran, misalnya Selasa Wage. |
| Neptu | Jumlah nilai hari dan pasaran. Hari: Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9. Pasaran: Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8. |
| Wuku | Siklus 30 minggu (210 hari), dari Sinta sampai Watugunung. |
| Windu | Siklus delapan tahun Jawa: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, Jimakir. |
| Kurup | Periode 120 tahun Jawa; sekarang Alip Selasa Pon (Asapon). |
| Ijtimak | Saat bulan baru, bulan berada segaris antara Bumi dan matahari. |