Pertanyaan yang sering ditanyakan
Kenapa jauh lebih murah dari yang lain?
Karena pemasangannya sudah otomatis. Yang dulu dikerjakan manual per desa — datang, instal, impor data — sekarang berjalan sendiri, jadi ongkos yang dulu dibebankan ke desa sudah tidak ada.
Apakah harus punya domain desa.id dulu?
Tidak. Situs desa Anda langsung jalan memakai alamat bawaan yang sudah termasuk dalam harga. Kalau nanti desa ingin pindah ke alamat sendiri, bisa dilakukan belakangan tanpa kehilangan data.
Berapa biaya kalau desa ingin alamat sendiri?
Rp300.000 per tahun untuk domain .id, di luar biaya langganan. Itu harga domainnya sendiri, bukan tambahan jasa dari kami. Kalau memakai alamat bawaan, tidak ada biaya tambahan sama sekali.
Perangkat desa kami tidak ada yang paham komputer.
Tidak masalah. Isiannya dibuat sesederhana mungkin, dan ada pendampingan lewat chat yang bisa ditanyai kapan saja, termasuk hal paling dasar.
CCTV kami merek murah, apakah bisa disambungkan?
Sebagian besar bisa, tapi ada kamera murah yang terkunci di aplikasi bawaannya sendiri dan memang tidak bisa disambungkan ke mana pun. Sebutkan merek dan tipenya saat mendaftar supaya bisa kami periksa sejak awal, bukan setelah Anda membayar.
Warga harus memasang aplikasi dulu?
Untuk melihat informasi desa, tidak — situsnya bisa dibuka langsung dari browser. Aplikasi Android dipasang kalau warga ingin memakai tombol darurat, mengajukan surat dari rumah, dan menerima pemberitahuan dari desa.
Bagaimana pertanggungjawaban ke bendahara desa?
Tagihan dan dokumen pendukungnya terbit otomatis dan bisa langsung dilampirkan sebagai bukti belanja. Nilainya kecil, jadi masuk belanja rutin biasa.
Kalau tahun depan tidak diperpanjang, data kami bagaimana?
Data desa milik desa. Bisa diunduh kapan saja.
Apa bedanya dengan aplikasi desa gratis?
Aplikasi gratis tetap menuntut desa mengurus hosting, pemasangan, pembaruan, dan perbaikan saat rusak — dan itu yang paling sering membuat situs desa akhirnya mati. Bagian itulah yang Anda beli seharga Rp25.000 sebulan. Di luar itu, tombol darurat, CCTV desa, absensi perangkat, dan aplikasi Android untuk warga memang tidak ada di aplikasi desa gratis mana pun.