Kudus Cyber

Artikel & panduan desa

Menulis Berita Desa yang Dibaca Warga

Bagian "Berita" adalah halaman yang paling cepat mati di website desa. Pola yang kami lihat berulang: tiga bulan pertama ramai, lalu berhenti — bukan karena tidak ada kegiatan, melainkan karena menulisnya terasa berat dan hasilnya sepi pembaca.

Padahal berita desa punya pembaca yang jelas: warga yang merantau, warga yang tidak sempat datang ke balai desa, dan perangkat desa lain yang mencari contoh. Yang perlu diubah biasanya bukan kerajinannya, melainkan cara menulisnya.

Tulis yang dicari orang, bukan yang ingin diumumkan

Ini pergeseran kecil yang mengubah banyak hal. Dua judul untuk kegiatan yang sama:

Yang kedua ditulis dari sisi pembaca, dan yang kedua itulah yang akan dibagikan warga ke grup keluarga.

Aturan praktisnya: setelah menulis judul, tanyakan "apa untungnya bagi yang membaca?" Kalau jawabannya tidak ada, berita itu sebenarnya pengumuman internal, dan tempatnya di papan kantor, bukan di halaman depan.

Lima kalimat pertama menentukan

Warga membaca dari HP, sambil mengerjakan hal lain. Letakkan yang penting di depan:

  1. Apa yang terjadi atau akan terjadi.
  2. Kapan dan di mana.
  3. Siapa yang berhak atau terdampak.
  4. Apa yang harus dibawa atau dilakukan.
  5. Ke siapa bertanya, dengan nomor yang benar-benar diangkat.

Latar belakang, sambutan, dan ucapan terima kasih boleh menyusul di bawah. Yang tidak boleh adalah menaruh syarat dan tanggal di paragraf terakhir.

Berita yang selalu punya pembaca

Kalau kehabisan bahan, enam jenis tulisan ini hampir selalu dicari:

JenisContoh
Jadwal layananPerubahan jam layanan, libur, pelayanan keliling
Syarat pengurusanBerkas untuk surat keterangan usaha, nikah, SKCK
Bantuan dan programSiapa yang berhak, kapan cair, cara mengadu kalau tidak terdata
Keuangan desaRingkasan APB Desa dan realisasinya dengan bahasa sederhana
Kegiatan wargaKerja bakti, posyandu, panen, lomba — dengan foto
Potensi desaUMKM, produk, wisata, beserta cara menghubungi pelakunya

Tiga jenis pertama adalah yang paling sering dicari lewat mesin pencari, dan paling sering ditanyakan berulang di kantor desa. Menuliskannya sekali menghemat puluhan pertanyaan.

Foto: sedikit tapi benar

Satu foto yang menunjukkan kegiatannya jauh lebih berguna daripada dua puluh foto rombongan berdiri berjajar.

Yang perlu dijaga:

Bahasa: tulis seperti menjelaskan ke tetangga

Kalimat resmi yang panjang membuat berita desa tidak terbaca. Bandingkan:

"Sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan dimaksud, maka diharapkan kepada seluruh warga masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif."

dengan

"Kerja bakti mulai Minggu pukul 07.00 di depan balai desa. Bawa cangkul atau sapu kalau ada."

Yang kedua bukan kurang sopan. Ia hanya ditulis untuk dibaca.

Berapa sering, dan siapa yang menulis

Dua tulisan sebulan yang ditepati jauh lebih baik daripada delapan tulisan di bulan pertama lalu berhenti. Kuncinya membuat penulisan melekat pada pekerjaan yang memang sudah ada:

Tunjuk penulisnya dalam SK pengelola website, dan sebutkan targetnya. Tugas tanpa nama akan selalu menjadi tugas orang lain.

Supaya ditemukan mesin pencari

Tanpa perlu ilmu khusus, tiga kebiasaan ini sudah cukup:

  1. Judul memuat kata yang diketik orang — "syarat surat keterangan usaha" lebih dicari daripada "layanan administrasi kependudukan".
  2. Sebut nama desa dan kecamatan di dalam tulisan, karena pencarian warga hampir selalu menyertakan nama tempat.
  3. Satu tulisan satu topik. Berita yang mencampur kerja bakti, posyandu, dan pengumuman bantuan tidak akan muncul untuk ketiganya.

Yang sebaiknya tidak dimuat

Kalau ingin dibantu

Menu berita, galeri, dan pengumuman di aplikasi kami dijelaskan langkah demi langkah di panduan Aplikasi Desa. Kalau desa Anda ingin dibantu menyusun jadwal dan pembagian tugas menulisnya, sampaikan lewat halaman kontak.

Tidak mau mengurus sendiri?

Web Aplikasi Desa kami sudah menyediakan halaman untuk ini, terisi otomatis dari data yang sudah ada di aplikasi. Rp300.000 setahun, seluruh fiturnya, tanpa biaya pasang.

Lihat Aplikasi Desa

Panduan lainnya